Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Catatan Keabadian Keluarga Icik

Gambar
Selamat sore, Pembaca. Sambil menunggu buka puasa, boleh banget lho, baca tulisan spesial saya kali ini. 
Sebenarnya, Aku tidak begitu ingat bagaimana awal mulanya aku bisa sedekat ini dengan mereka. Yang aku tahu, saat itu Zainal selaku ketua Leadership Project (LP) Rumah Kepemimpinan memberiku tawaran untuk masuk ke salah satu divisi, yakni Pengurus Inti, tepatnya sebagai sekretaris. Dengan sangat jujur, saat itu aku menolak. Bukan karena apa, tetapi aku sudah cukup mabok menjadi sekretaris. Cukup. Aku jenuh menjadi sekretaris. Akhirnya, aku memutuskan untuk bergabung dengan divisi media saja―dengan asumsi akan ada banyak tulisan semacam live report yang aku bisa bantu membuatnya.
Seingatku, dulu aku tidak terlalu kenal dengan Paksi. Aku hanya tau dia anak FK. Itu saja. Apalagi Mumu, karena dia termasuk yang tidak masuk RK sejak awal, aku hanya tahu dia anak PAW, kuliah di Fakultas Teknik. Annisa dan Ulfah, aku tahu mereka dekat. Tapi masa-masa itu aku memang belum kenal betul siapa m…